­
Artikel Menarik

Otak Saya Berfikir

checklist pada senyuman di setiap hari  Beruntunglah saya hidup di abad 21. Abad dimana informasi, dan teknologi mudah sekali didapat dan diadopsi. Ada referensi yang menyatakan bahwasanya informasi yang kita dapat selama satu hari sebagai manusia modern, sebanding dengan informasi dan pengetahuan yang manusia abad pertengahan dapatkan selama hidupnya. Luar biasa bukan arus informasi dijaman ini! Selain keberuntungan sebagai penduduk dunia abad 21,...

Continue Reading

Teknik Sipil

Balok Kantilever

Mulai hari Rabu lalu, saya kebetulan sedang menjalani ujian tengah semester 6 (sampa Mei 2, 2014). Hari Jumat ini matakuliah yang diujikan adalah Struktur Baja 2. Materinya tentang pendimensian balok tidak kompak, balok tinggi, dan kolom. Jadi sebagai mahasiswa yang ingin dibilang rajin, saya wajib belajar maraton dari mulai kamis sore. Saya belajar sampai kira-kira pukul 10 malam, terus langsung cuss tidur. Nah,...

Continue Reading

Artikel Menarik

Biaya Kesehatan di Indonesia Mahal?

Ilustrasi google Kata orang, kesehatan adalah hal yang paling berharga dalam hidup ini, bahkan lebih berharga daripada harta. Ungkapan ini memang benar dan tidak berlebihan. Seorang hartawan sekalipun apabila Ia berpenyakit parah, maka Dia tidak akan bisa menikmati hartanya. Tetapi tetap saja ada untungnya menjadi orang kaya. Orang kaya sesakit apapun parahnya pasti ada obatnya. Hehe... maksudnya Dia pasti mendapat perawatan terbaik dan...

Continue Reading

amar

Konspirasi Dibalik Amar Ma'rruf Nahi Mungkar

Free Mas Onry = Mas Onry yang dibebaskan  Kenalin... Nama saya Amar Ma’rruf. Pada dasarnya saya agak heran kenapa orang tua saya ngasih nama Amar Ma’rruf ke saya. Sebelum lebih lanjut mengenai arti dan asal katanya, saya mau kasih tau Anda sedikit masalah dalam nama saya. 1.      Tanda petik tunggal (‘) dikata ma’rruf selalu jadi masalah yang menyebalkan. ·  Contoh ringannya adalah penulisan...

Continue Reading



“Orang boleh pandai setinggi langit,
tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.
Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
Pramoedya Ananta Toer