Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat
Diucapkan kayu kepada api
Yang menjadikannya abu...
Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat
Disampaikan awan kepada hujan
Yang menjadikannya tiada...
Dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat
Disampaikan awan kepada hujan
Yang menjadikannya tiada...
Filsafat Yunani mengenal empat
buah kata untuk menerjemahkan kata “Cinta”, yaitu “Eros”, “Philia”, “Storge”,
dan “Agape”.
“Eros” adalah cinta romantis
yang juga menyiratkan keinginan untuk memiliki dan dimiliki. “Philia” adalah
cinta yang bukan berada dalam konteks romantis, melainkan cenderung kepada
persahabatan. Tidak ada keinginan untuk saling memiliki, melainkan sudah tahu
sama tahu bahwa saling bisa mengandalkan. “Storge” merujuk kepada sebuah kasih
sayang yang alami datang akibat hubungan darah.
Sedangkan “Agape” adalah cinta
yang bersifat lebih rohaniah dan sederhana. Altruistik. Tidak mengharapkan
apapun untuk dirinya sendiri. Hanya ingin memberi.
“Ambillah. Semuanya untukmu”
sesederhana itu.
Mungkin seperti itulah yang
dimaksud oleh Sapardi Djoko Damono. Kayu hanya diam saja saat dilalap api
sehingga kayu itupun habis dan hangus. Demikian pula awan, saat hujan turun dan
sedikit demi sedikit mengikisnya menjadi habis.
Seperti biasa, karena bosan
dikosan dan kebetulan ada gitar nganggur, coba untuk membuat musikalisasinya...



.jpg)
